Kamis, 19 Mei 2011

1 Orang Tewas Akibat Tabrakan Beruntun di Nagrek, Jawa Barat

Tabrakan beruntun yang melibatkan enam kendaraan di Nagreg, Kabupaten Bandung, Kamis (19/5/2011), menewaskan seorang pengendara sepeda motor bernopol D 2535 XU. Satu orang kritis dan 16 penumpang bus Primajasa mengalami luka-luka. Kapolres Bandung AKBP Sony Sonjaya mengatakan bus Primajasa tertabrak truk fuso yang membawa minyak goreng kemasan. Kemudian bus terseret yang tepat di belakangnya ada mobil elf, avanza, serta dua sepeda motor.

Korban tewas setelah tubuhnya terhimpit kendaraan. Kecelakaan diduga karena truk bermuatan minyak goreng mengalami rem blong saat turun di Tanjakan Nagrek. Truk kemudian menghantam bus jurusan Garut-Jakarta yang membawa 30 penumpang. Bus langsung terguling. Di belakang bus, terdapat sebuah minibus dan kendaraan pribadi. Keduanya pun menabrak bus yang terguling tersebut.

Korban yang mengendarai sepeda motor di belakang bus pun terlibat dalam tabrakan karambol ini. Korban tewas seketika. Sopir kendaraan lainnya juga mengalami luka cukup parah di bagian pinggang dan kaki.

Para korban langsung dilarikan ke rumah sakit. Sementara pengemudi serta kernet truk diamankan Kepolisian Resor Bandung. Tabrakan ini menyebabkan kemacetan panjang di jalan raya penghubung Bandung dengan Garut dan Tasikmalaya ini.

Antrean kendaraan mencapai 10 kilometer. Pasalnya petugas masih berusama mengevakuasi bangkai kendaraan yang terlibat tabrakan.

Berikut data korban luka luka yang sempat dibawa ke Puskesmas Cicalengka, Jalan Raya Cicalengka

1. Deki Angga (36), warga Kadungora, RT 3 RW 4. Penumpang bus Primajasa. Mengalami luka pada betis kaki dan lecet pergelangan tangan.

2. Mamah (50), warga Kampung Rancamaya, RT 4 RW 2, Desa Sukakarya, Kecamatan Karogong Kidul. Penumpang elf. Menderita luka pergelangan tangan kiri dan betis kaki kanan.

3. Iwan (16), warga Kampung Pakuhaji, Desa Cinta Damai, Kecamatan Sukaresmi Kabupaten Garut. Penumpang bus Primajasa. Mengalami luka pada lengan atas sebelah kanan dan lecet (dirujuk ke Rumah Sakit Hasan SadikinBandung).

4. Sopian (46), warga Kampung Tonjong, RT 3 RW 3, Desa Cinta Damai, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Garut. Penumpang bus Primajasa. Keluhan luka pada alis mata kanan.

5. Nuralim Hidayatulah (32), warga Kampung Ngamplang RT 3 RW 1, Cibodas, Cikajang. Luka lecet pada sikut kiri dan bagian badan.

6. Udun (72), warga Kampung Tunagan, RT 1 RW 1, Desa Tegalgede, Pakenjeng, Kabupaten Garut. Penumpang bus Primajasa. Keluhan luka pada tumit kaki kiri.

7. Ama Suhama (71), warga Kampung Tarikolot, RT 2 RW 7, Desa Ngamplangsari, Kecamatan Cillawu, Kabupaten Garut. Penumpang bus Primajasa. Menderita memar-memar.

8. Didin Samsudin (53), warga Kampung Suci, Desa Suci, Kabupaten Garut. Sopir mobil elf. Mengalami luka pada lutut tungkai atas (dirujuk ke Rumah Sakit Hasan SadikinBandung).

9. Herman (41), warga Kampung Ciroyom, RT 3 RW 4, Desa Cintaraja. Penumpang elf. Mengalami nyeri di kepala. Tiga korban dirujuk ke Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung karena keterbatasan perlengkapan.








Sumber : bandung.detik.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar